Supplier Atap Bali Bitumen Kota Kediri Jombang Dan Blitar

Supplier Atap Bali Bitumen Kota Kediri Jombang Dan Blitar – Atap Bali Bitumen adalah atap berbahan aspal yang dikenal tahan cuaca ekstrem dan anti bocor. Saat ini, atap bitumen jadi pilihan untuk semua jenis bangunan karena lebih awet. Selain itu, harganya juga relatif terjangkau.

Sekarang pun banyak yang beralih dari genteng tanah liat ke atap bitumen. Dibandingkan atap asbes, bitumen juga jauh lebih ramah lingkungan dan tidak berbahaya untuk kesehatan. Mengenai perbandingan Bali Bitumen dengan jenis atap lain, dapat dilihat pada uraian berikut.

Baca Juga : Supplier Atap Bali Bitumen Kota Banyuwangi Jember Dan Lumajang

Perbandingan Atap Bali Bitumen dengan Jenis Atap Lain

Dalam dunia konstruksi, ada banyak jenis atap yang dapat digunakan. Mulai dari Bali Bitumen berbahan aspal, genteng tanah liat, asbes, atap metal, dan sirap kayu. Anda dapat melihat perbandingannya di bawah ini:

1. Bali Bitumen Vs Genteng Tanah Liat

Ada beberapa hal yang menjadi perbandingan utama dari Bali Bitumen dengan genteng berbahan tanah liat. Pertama soal ketahanan. Bitumen lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah pecah walaupun terkena paparan cuaca ekstrem. Sedangkan tanah liat mudah berjamur jika udara lembab.

Perbandingan lainnya dari segi estetika. Sudah pasti atap bitumen dapat memberikan tampilan yang bagus dan rapi. Ada banyak warna yang tersedia dengan dua opsi, yaitu minimalis dan gradasi. Kalau warna genteng tanah liat cenderung monoton tanpa lapisan tambahan.

Bitumen juga lebih mudah dipasang karena bobotnya ringan, cocok untuk rangka kayu maupun baja. Sementara itu, atap tanah liat memerlukan struktur rangka yang kuat. Jadi, Bali Bitumen lebih unggul dalam daya tahan, kepraktisan, dan estetika.

2. Bali Bitumen Vs Atap Asbes

Penggunaan atap asbes di Indonesia ternyata masih sering ditemukan. Padahal material ini mengandung serat berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan kanker. Sebaiknya beralih ke atap Bali Bitumen berbahan aspal dan fiberglass yang aman digunakan.

Tampilan akhir dari bitumen juga terlihat alami dan mewah. Cocok untuk perumahan maupun bangunan komersial yang mengedepankan estetika. Sedangkan atap asbes terlihat kaku yang lebih cocok untuk bangunan fungsional seperti gudang.

Bali Bitumen juga menawarkan fitur peredam suara dan panas. Ini memberikan kenyamanan kepada penghuni. Kalau pakai asbes, suhu ruangan terasa panas dan sangat bising ketika hujan turun.

3. Atap Bali Bitumen Vs Atap Metal

Dua jenis atap yang juga sering ditemukan di Indonesia yaitu bitumen dan metal dari seng atau galvalum. Kedua bahan ini sama-sama ringan dan mudah dipasang. Namun Bali Bitumen lebih fleksibel dengan desain 3-tabs shingles yang ikonik.

Soal ketahanan, atap bitumen lebih unggul karena tidak berkarat. Lain hal dengan atap metal yang rentan korosi jika lapisan pelindungnya rusak. Dengan demikian, bitumen cocok untuk konstruksi jangka panjang, terlebih yang menginginkan estetika tinggi.

4. Atap Bali Bitumen Vs Sirap Kayu

Dari segi tampilan, Bali Bitumen dan sirap kayu memberikan kesan yang sama, alami serta tropis. Namun sirap kayu lebih tradisional dengan opsi warna yang monoton. Sedangkan atap bitumen memberikan kebebasan kepada Anda dalam memilih warna sesuai desain bangunan.

Bitumen mempunyai daya tahan yang lebih baik ketimbang sirap kayu. Material ini tidak akan lapuk atau dimakan rayap. Sudah jelas usia pemakaiannya lebih panjang daripada sirap kayu.

Spesifikasi Atap Bali Bitumen
Panjang1000± 3mm
Lebar33 3 ±3mm
Berat28kg/ball
Ketebalan2.8±0.2mm
M2/Ball3.1m²/ball
Ketahanan Angin≥ 97 Kph
Kemasan21 pcs/bundle
BALI BITUMEN WARNA 1

Supplier Atap Bali Bitumen Kota Kediri Resmi dan Asli

Atap bitumen merupakan pilihan terbaik untuk menghadirkan tampilan yang estetik dan tahan cuaca ekstrem. Anda dapat membelinya di Kridajaya Sentosa yang merupakan supplier atap Bali Bitumen Kota Kediri resmi. Sudah pasti produk yang tersedia asli dan bersertifikat. Dapatkan penawaran menarik dengan menghubungi nomor 081231598187/08888474442.